Qurban 2 Ekor Sapi, Kampus ITP2I Berbagi kepada 2 Panti Asuhan, 2 Pondok Tahfidz Yatim dan Warga Sekitar Kampus: “Qurban Menyatukan Hati, Menguatkan Ukhuwah”

Pelalawan — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan Idul Adha 1446 H/2025 M di Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I). Kampus akademik yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ini menyembelih dua ekor sapi qurban, sebagai bagian dari aksi kolektif seluruh sivitas akademika dan pengurus yayasan.

Mengusung tema "Qurban Menyatukan Hati, Menguatkan Ukhuwah", kegiatan ini menjadi simbol kuat dari upaya mempererat silaturahim dan persaudaraan, baik di internal kampus maupun dengan masyarakat sekitar. Tema tersebut menyiratkan makna bahwa ibadah qurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga sosial—mengajak semua pihak untuk berbagi dan peduli.

Ketua Panitia Qurban Itp2i, Deden Ma'mun Sajaah, S.T., menjelaskan bahwa pelaksanaan qurban tahun ini melibatkan partisipasi dari Unsur Pimpinan Kampus, Dosen, Staf ITP2I, dan Pengurus Yayasan Amanah Pelalawan (YAP).

“Alhamdulillah, tahun ini kampus ITP2I bisa menyembelih dua ekor sapi. Dengan semangat tema tahun ini, kami berharap qurban dapat menyatukan hati-hati kita, menguatkan ukhuwah, dan menjadi jalan keberkahan yang bisa dirasakan oleh lebih banyak pihak,” ujar Deden.

Rektor ITP2I Prof. Tengku Dahril dalam sambutannya memberikan pesan "Alhamdulillah pada tahun ke empat ITP2I melaksanakan penyembelihan kurban dalam rangka merayakan hari raya Idul Adha 1446 Hijriah. Tahun ini, ITP2I menyembelih 2 Hewan kurban yang merupakan kontribusi dari Yayasan Amanah Pelalawan, Rektor, Dosen dan Staf ITP2I, tentu ini menjadi suatu kegiatan yang luar biasa kita bersama karena setiap tahunnya ITP2I melaksanakan penyembelihan hewan kurban jelasnya." kata Rektor ITP2I.
“Pesan Pak Rektor, mari kita resapi ayat Al-Qur'an tentang kepastian diterimanya kurban dan pahalanya. Bukan besarnya hewan kurban dan jumlah daging yang menunjukkan kualitas kurban kita. Namun keikhlasan dalam beribadah untuk mencapai derajat takwa, yang akan sampai kepada Allah yang Maha Kuasa.” Jelasnya

Pada kesempatan ini, Ketua Yayasan juga hadir dan dalam sambutannya menjelaskan “Berkurban merupakan wujud keimanan dan ketaatan dalam bentuk pengorbanan yang diberikan secara ikhlas sekaligus menjadi wujud kepekaan sosial dengan memberikan daging kurban kepada yang membutuhkan. Terlebih orang yang mampu secara finansial haruslah tidak ragu-ragu untuk berkurban. Rasulullah pun mengingatkan orang yang mampu namun tidak mau berkurban dengan haditsnya: Barang siapa mendapatkan kelapangan tetapi tidak berqurban, maka janganlah dia mendekati tempat salat kami." Jelas Ketua YAP

Distribusi daging dilakukan secara merata, bukan hanya kepada Pegawai, Dosen, Mahasiswa ITP2I, dan Pegawai Yayasan Amanah Pelalawan (YAP), tetapi juga kepada masyarakat sekitar kampus serta 2 Panti Asuhan yaitu Panti Asuhan Assobirin Al Hidayah dan Panti Asuhan Assobirin Al Hidayah dan 2 Pondok Tahfidz Yatim yaitu Pondok Tahfidz Qur’an An’Nur dan Pondok Tahfidz Fadhilatul Qur'an yang berada di wilayah Pangkalan Kerinci.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, melainkan juga ruang untuk menanamkan nilai-nilai sosial, empati, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Dengan momentum Idul Adha, Kampus ITP2I memperkuat posisinya sebagai institusi akademik yang menjunjung tinggi nilai keislaman, kebermanfaatan, dan kebersamaan yang menjadikan qurban sebagai jembatan persaudaraan lintas batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *